Home Game Review The Walking Dead: Season Two | Game Zombie !!

Review The Walking Dead: Season Two | Game Zombie !!

5/5 (3)

The Walking Dead: Season Two adalah salah satu franchise game zombie yang paling populer kelanjutan dari The Walking dead: Season Two. Tidak hanya di perangkat mobile, namun kepopuleran tersebut dicapai terlebih dulu di platform PC. Hal tersebut diraih bukan tanpa alasan.

Cerita dramatis yang mampu dihadirkan oleh game ini mampu membuat para pemain merasakan sensasi yang beraneka ragam seperti tegang, takut, hingga sedih. Karena memiliki cerita yang sangat kuat, gameplay dari game ini pun bertipe interactive story, dimana pilihan yang kalian pilih akan mempengaruhi jalannya cerita di dalam permainan. Ada 4 seri yang bisa kalian mainkan untuk perangkat android ini.

Pada kesempatan kali ini Liputan Teknologi akan membahas The Walking Dead : Season Two, di season two ini ada 5 episode yang akan kamu mainkan.

Gameplay The Walking Dead: Season Two

Di game ini kamu akan bermain sebagai Clementine, deuteragonis dari game pertama, maka cukup seru juga saat kita melihat berbagai hal dari sudut pandang Clementine atau bagaimana orang lain memperlakukan dia.

Clementine adalah salah satu hal yang membuat game pertama begitu luar biasa, peran karakter utama yang berfungsi untuk melindungi Clementine lah yang membuat game ini sangat emosional. Tapi keraguan saya berhasil dipatahkan oleh Telltale, bermain sebagai Clementine merupakan pengalaman yang sangat fresh.

Sebagai Clementine, kamu bisa melihat bagaimana dunia yang sudah hancur dan dipenuhi dengan zombie terlihat di mata seorang anak-anak. Game kedua ini juga menjadi spesial karena melalui game ini, kita bisa melihat perkembangan Clementine dari seorang anak kecil yang polos, menjadi gadis yang kuat dan mampu bertahan hidup di dunia yang keras.

Game ini masih memiliki eksplorasi linear layaknya game-game sebelumnya. Saat melakukan eksplorasi, kamu dapat mengumpulkan benda-benda yang akan membantu petualanganmu, atau sekedar mengobrol dengan orang-orang di area yang bersangkutan.

Baca Juga: 5 Game Online Android Terpopuler

Episode 1 : All That Remains

Episode ini dimulai dengan sangat emosional lewat kematian karakter favoritku dari Season 1, Omid. Dan parahnya lagi, Clementine harus berpisah dengan Christa yang selama ini menemani kita. Di sinilah Clementine bertemu dengan kelompok baru. Walaupun awalnya Clementine dicurigai telah digigit zombie, tapi akhirnya dia berhasil meyakinkan kelompok untuk menerimanya.

Episode 1 lebih seperti pengenalan kembali pada keadaan Walking Dead setelah satu tahun lebih sejak tamatnya Season 1. Ceritanya belum berkembang jauh, dan pilihan di akhir episode menurutku tidaklah terlalu sulit. Jika dibandingkan dengan episode 1 di season 1 saat kita harus memilih Doug atau Carley, memilih antara Pete atau Nick tidak terlalu melibatkan emosi karena kita belum terlalu mengenal dua karakter tersebut. Episode ini juga seperti mengenalkan kita pada Clementine yang baru, Clementine yang berani dan mandiri, bukan yang manja seperti dulu.

Baca Juga: 5 Game Online iPhone Terpopuler

Episode 2 : A House Divided

Episode 2 mulai mengenalkan kita pada Carver, alasan utama kelompok baru Clementine melarikan diri. Walaupun belum dijelaskan kenapa, terlihat sekali kalau tiap orang di kelompok sangat membenci dan takut pada Carver. Setelah Carver muncul lagi, kelompok ini pun mulai mencari tempat baru. Di sinilah kita bertemu dengan teman lama, Kenny, yang berhasil lolos dari kematian di Season 1. Pada akhirnya, Carver berhasil menangkap mereka semua dan membawanya kembali ke markas.

Cerita mulai berkembang di episode ini. Rebecca ternyata punya hubungan asmara di masa lalu denga Carver, yang menjadi salah satu alasan itama Carver kembali memburu mereka. Karakter Luke mulai terlihat sebagai pemimpin dan Clementine mulai lebih bersahabat dengannya. Lalu munculnya Kenny menimbulkan rasa senang tapi juga menyebabkan banyak masalah akibat sifatnya yang keras. Ada juga Bonny, karakter dari 400 Days. Hanya dialah satu-satunya karakter 400 Days yang memiliki banyak keterlibatan di season ini. Pilihan di akhir episode akan menentukan hidup atau matinya Alvin.

Episode 3 : In Harm’s Way

Episode 3 bercerita tentang kehidupan mereka di markas Carver. Setelah ditangkap, masing-masing orang diberi pekerjaan oleh Carver. Disini aku mengerti kenapa mereka melarikan diri dari markas di awal cerita. Carver adalah pemimpin yang keras. Dia tak akan segan-segan membunuh anak buahnya yang tidak menjalankan tugas dengan baik. Reggie adalah salah satu korbannya. Karena itulah, Kenny mengusulkan rencana pelarian dengan memanfaatkan kawanan zombie. Hanya saja, rencana itu tidak berjalan dengan baik karena Carver berhasil memergoki mereka. Kenny dihajar habis-habisan oleh Carver hingga sebelah matanya tak bisa melihat. Di percobaan kedua, mereka berhasil melakukannya, dan Kenny membalas dendamnya dengan membunuh Carver. Episode ini diakhiri dengan mereka mencoba melewati kawanan zombie.

Carlos, dokter dan salah satu karakter favortiku, tewas di episode ini karena tertembak salah satu kawanan Carver dan digigit zombie. Lalu ada juga Sarita, istri Kenny, yang di akhir episode digigit zombie di tangannya sehingga kita harus memilih untuk memenggal tangan Sarita atau membunuhnya secara langsung. Tidak ada bedanya sebenarnya karena Sarita tetap akan mati, tapi reaksi Kenny akan berbeda tergantung apa yang kita pilih.

Baca Juga: Kumpulan Game Motor Drag Android 2019

Episode 4 : Amid The Ruins

Suasana tidak bertambah baik walaupun mereka berhasil melarikan diri dari markas Carver. Mereka terpisah-pisah, dengan Clementine harus menjaga Rebecca yang sedang hamil tua. Ketika mereka berkumpul lagi, dua karakter utama sudah tewas. Nick dan Sarah tewas akibat dikepung zombie. Lalu ada juga Kenny yang sudah berada di ujung kesabarannya karena sekali lagi harus kehilangan istrinya. Untunglah Rebecca berhasil melahirkan dengan selamat walaupun sebelumnya mereka sempat tersudut. Clementine dan Jean juga mengambil obat dari orang Rusia yang akan mereka temui di akhir episode. Akan tetapi, Rebecca akhirnya meninggal karena kelelahan saat mereka mencari tempat baru. Mereka lalu disergap oleh kelompok Rusia itu dan episode ini berakhir dengan adegan baku tembak.

Menurur saya, inilah episode terbaik di season ini. Hubungan antar karakter makin kompleks dan Clementine senantiasa harus menjadi penengah, terutama jika menyangkut masalah Kenny. Kematian tiga karakter utama dan ending yang sangat menggantung juga menjadi nilai lebih episode ini. Lalu ada juga bayi Rebecca yang kini menjadi tanggung jawab mereka.

Baca Juga: Game Anime Offline Anime Terbaik

Episode 5 : No Going Back

Setelah memenangkan adu tembak berkat kemunculan kembali Jean, Arvo salah satu anggota kelompok Rusia menawarkan mereka makanan sebagai ganti nyawa di markas mereka. Sementara itu, salju terus turun dengan deras dan hubungan antar karakter makin buruk, terutama terhadap Kenny. Kematian Luke membuat suanana panas memuncak. Mike, Bonny dan Arvo mencoba kabur dengan truk yang susah payah dinyalakan Kenny dan coba dihentikan Clementine. Perselisihan itu berakhir dengan ditembaknya Clementine. Kenny dan Jean membawa Clementine untuk diobati, tapi akhirnya malah terlibat pada pertengkaran keras. Kenny, yang mengira Jean gagal melindungi si bayi, mencoba membunuh Jean. Kita lalu dihadapkan pada pilihan yang sangat sulit, membiarkan Kenny membunuh Jean atau menembak mati Kenny. Pilihan kita akan menentukan ending di season ini.

Dan semuanya berakhir di sini. Kamu akan berada dalam perasaan yang campur aduk saat memainkan episode ini karena kematian dua karakter yaitu Luke dan Kenny. Pengembangan karakter Clementine pun akhirnya akan terlihat dari keputusan-keputusan kita sebelumnya. Telltale berhasil menutup season ini dengan manis dan sangat emosional.

Saya masih penasaran pada seri season 3 nantinya karena ada banyak versi ending dan semuanya saling berlawanan. Misalnya di ending ini, Clementine yang menembak Kenny akhirnya pergi sendiri ke utara meninggalkan Jean yang membahayakan bayi demi membuktikan pendapatnya tentang Kenny.

Baca Juga: Game Online Terbaik 2019 Untuk PC dan Android

Visual The Walking Dead: Season Two

Setting dari The Walking Dead di mana keadaan bumi kacau balau dan dipenuhi zombie tentunya membuat orang akan berpikir game ini tidak akan enak dilihat. Tapi rupanya Telltale berhasil juga mematahkan stigma itu. Masih dengan art direction yang terinspirasi dari komik aslinya seperti di game pertama, tidak banyak perubahan signifikan dari kualitas grafis game ini. Namun Telltale membayarnya dengan desain lingkungan yang sangat menarik untuk dilihat.

Mungkin saja pendapat saya mengenai lingkungan yang enak dilihat cukup dipengaruhi oleh fakta bahwa sebagian dari season two dan episode one ini berlokasi di semacam hutan atau perkemahan, tapi entah kenapa hutan di season two ini saja terlihat lebih menarik dari pada desain lingkungan hutan di season One.

Selain desain lingkungan yang apik, season 2 juga memberikan detail lebih terhadap karakter yang ada. Kamu juga bisa melihat ekspresi karakter yang bagus.

Pada user interface yang ditampilkan saat QTE muncul terkadang nampak kurang jelas. Beberapa kali saya sempat bingung apa yang harus saya lakukan saat perintah QTE muncul. Meskipun begitu, terkadang kebingungan ini dapat memberikan kepuasan tersendiri pada pemain saat berhasil mengetahui apa gerakan yang harus dilakukan saat perintah QTE muncul.

Baca Juga:

Download The Walking Dead: Season Two

Link Download : Play Store

Nilai Kualitas Konten :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here